AssalamualaikumFeatured image

Januari telah berlalu, Februari pun telah terlewati. Tahun 2015 ini serasa begitu cepat dijalani. Tahun terus bertambah, umur semakin bertambah. Tidakk!!! Umur tidak bertambah, malah berkurang. Iya, kita hidup ini kelak akan menemui mati. Dan berpikirlah sejenak. Kita hidup tidak untuk selamanya, tidak abadi. Kita di dunia ini hanya numpang lewat, sebentar sekali. Hanya sebentar.

Taukah kita jika kita sebenarnya menuju titik yang sama. Tujuan yang sama. Apa itu?? Ya, kita sama-sama menuju titik kematian. Artinya adalah kita tidak selamanya hidup di dunia, kita akan mati dan hidup di akherat.

Tetapi kita sering melupakan itu, bahkan seolah tidak mau tau, acuh, tidak peduli. Padahal kematian akan menimpa siapapun yang bernyawa. Dimanapun keberadaannya. Di dalam rumah kah, di dalam WC kah, di mobil, di gedung megah kah, di hotel kah ketika seseorang sudah ditakdirkan mati maka dia akan menemui ajalnya. Pernahkah kita sadar akan hal itu???

Kita ini hidup dimana teknologi lebih dominan daripada manual. Orang bgitu mudah mengetahui informasi di belahan dunia lain hanya dengan menatap layar smartphone. Itulah kenikmatan Allah yang telah diturunkan ke bumi. Dimana penelitian selalu dilakukan untuk memudahkan manusia.

Tapi semua itu ada resikonya. Teknologi pun ada resiko buruknya. Semua ada resikonya. Sama seperti kita memancing di sungai, maka selain mendapatkan ikan ternyata kita juga mempunyai resiko terkena mata kailnya. Maka teknologi yang begitu maju dan berkembang harus bijak dan benar cara penggunaanya. Karena salah salah maka kita sendiri yang terkena akibatnya.

Banyak orang yang sudah terkena dampak kemajuan teknologi. Dipenjara lah gara-gara status, gara-gara kicauan, gara-gara mengumpat di sos*ed. Ya, boleh saja mengungkapkan isi hati di dunia maya. Tapi yang namanya dunia maya kan yang membaca banyak, Jadi jangan asal jeplak (asal update, asal ngetwit) karena jika ada orang yang merasa tersinggung bisa dilaporkan ke pihak berwajib. KOk ini jadi bahas sosmed ya…..hehehe..๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

BACK TO POINT

Bukan umur yang bertambah tapi umur yang berkurang. Kematian selalu mengintai kita, Malaikat maut selalu mengikuti kita dimanapun berada. Semua orang akan mengalami kematian. Tapi tidak semua orang berusaha mempersiapkan kematiannya. Orang terlalu sibuk diperbudak dunia, sibuk dengan pekerjaan, dengan usaha, dengan anak istri, harta. Sehingga lupa kepada Allah Azza wa jalla.

Ketika ajal sudah menimpa, barulah sadar akan tugas nya di dunia adalah untuk ibadah. Oh ya Allah ampuni kami, orang tua kami umat mu ini.

Kematian adalah pintu awal kehidupan akherat. Dan di akherat hanya ada dua tempat yaitu Surga dan Neraka. Sudahkah kita mempersiapkan bekal untuk akherat??? Itulah yang selalu saya pikirkan. Apakah amalan saya diterima, atau malah hanya sebuah debu yang tidak ada artinya. Saya takut kepada Allah, saya takut niat saya tidak karena Allah. Karena hanya ingin mendapat pujian, sanjungan dari manusia. Astaghfirullah maafkan aku dan kami ya Allah.

Allah menilai sebuah usaha dari niatnya. Apakah niatnya karena Allah lillahi ta’ala atau karena manusia??

Yuk mulai sekarang memperbaiki setiap perbuatan kita. memperbaiki ibadah kita. Meluruskan niat perbuatan kita untuk mendapat ridho Allah. untuk mendapat kasih sayang Allah. Untuk mendapat Hidayah Allah. Diawali dengan Bismilahirrohmanirrohim.

Awali semua kegiatan kita dengan berdoa, minimal dengan Bismillah.

Semoga artike ini bermanfaat. Jangan lupa komentar ya๐Ÿ˜€

Walaikumsalam Wr Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s