Aku Menikah

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Aku menikah๐Ÿ˜€. Setiap insan diberikan pasangan masing-masing. Yang baik mendapat yang baik, sebaliknya. Ketika menikah di niatkan untuk ibadah itulah hakikat sebenarnya. Menikah karena Allah, untuk meningkatkan ibadah, untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Kemarin aku habis nyebar undangan, maksudnya Nganter undangan kerumah-rumah. Bahasa geolnya nyebar๐Ÿ˜›

iya aku mau nikah, eh Temenku mau menikah. Ya Allah kapan aku pantas untuk nikah??? #TanyaKenapa

Sedikit aku ceritakan kisah tentang temanku ini yang mau menikah. Chek it dot๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Eng Ing Eng.

Namanya FF (singkatan)๐Ÿ˜€. Umurnya sama kayak aku 23 tahun, lebih dikit lah kira-kira๐Ÿ˜›. Jenis kelamin wanita, sekolah terakhir di STAIN Jurai Siwo Metro, Lampung. Rajin sholat, rajin ibadah, di kampus aktif organisasi. Dia memang sejak SMA aktif organisasi, ex: Rohis. Iya anaknya memang lumayan cantik, pendiam, tidak neko-neko, cuma yang gak nahan adalah dia itu rajin banget kalau ibadah, sholat tepat waktu, puasa sunnah, gak suka bergosip, apalagi pacaran. NO PACAR NO CRY.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

setelah lulus SMA, kami yang tadinya berteman 3 tahun dalam 1 kelas harus terpisah, karena harus melanjutkan kisah hidup. cieee kisah hidup.๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›. Dia ngelanjutin kuliah, aku ngelanjutin Kerja.๐Ÿ˜€. Sejak kami berpisah, jarang komunikasi, apalagi waktu itu aku belum punya HP (Kan curcol :D). Komunikasi lagi setelah aku mempunyai HP sendiri, dan kami saling kontak. Iyaa kontak paling banter, cuma nanya kabar, lagi sibuk apa. gitu tookkk๐Ÿ˜€ (biasa aja keles).

Dan Hari ini, tepatnya hari Rabu kemarin, tanggal 14 Januari 2015. Aku mendapat pesan singkat dari dia. Yang akan ku repost di sini๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Bismillah Dengan mengharap Ridho Allah SWT dengan menggenapkan setengah din, kami bermaksud melangsungkan akad nikah pada ahad, 18 Januari 2015 Bertempat di Ko##G#jah.

Sangat mengharapkan do’a dan kedatangan saudara-saudaraku. Maaf bila undangan resminya belum dapat tersampaikan. Jazzakumullah khoiron katsir.

Fa**ah Fah** & Ru**anto.

Itulah pesan singkat yang dikirimkan oleh temanku. Dan kemarin ketika dia nitip undangan itu kami sambil ngobrol. Aku tanya2 tentang perkenalan dia dengan calon suaminya itu. Aku tanya bagaimana perkenal sampai pernikahan yang menurut Islam. Dia menjawab dengan santai, dikatakannya jika dia berkenalan dengan calon suami nya hanya dalam waktu 2 bulan.

Dia bercerita, setelah dia lulus kuliah dari perguruan tinggi, dia curhat kepada guru ngajinya, jika dia siap buat menikah. Setelah dia curhat ke guru ngajinya, guru ngajinya curhat kepada guru ngaji lain. Mungkin lebih tepatnya mencarikan jodoh yang pas buat temenku ini.

Setelah itu mereka dipertemukan, dan tukeran biodata. Ketika dia cerita tentang tukeran biodata, aku nanya biodatanya seperti apa? apa seperti kalau kita melamar pekerjaan. Dia jawab iya, malahan kata dia lebih baik lagi jika tukeran proposal. Wuihh,,,ini asing banget aku dengar dalam dunia pernikahan. Jarang banget teman-temanku dan orang pada umunya menggunakan cara ini. Dalam hati ini cara bisa gak ya aku tiru jika aku mau menikah besok???๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›

Dalam tukeran biodata tersebut, mereka bisa membaca, dari nama, pekerjaan, riwayat hidup, visi hidup, keadaan hidup sampai keadaan keluarga lainnya seperti orang tua, kakak, adik dll. Dan ketika dalam masa pertukaran biodata itu mereka tidak pernah ketemu ataupun berkirim pesan. Mereka juga meminta pendapat dari orang tua masing-masing. Apakah setuju dengan calon mantunya, bagaimana dengan data yang ada.

Setelah dirasa cukup mengetahui biodata, mereka dipertemukan. Mereka bertemu tidak berdua, kata dia. Mereka bertemu di perantarakan oleh ustad dan ustazah masing-masing. Ketika pertemuan itu, temenku bercerita kalau bisa menanyakan langsung tentang data yang ada di biodata. Langsung bertanya kepada orang yang bersangkutan. Seperti orang wawancara diperusahaan juga seperti itu.

Oiya, dalam biodata itu ataupun dalam sesi tanya itu, tidak ada kebohongan atau dusta. Karena itu harus benar-benar jujur, di dalam data ataupun dalam kenyataan. Terus apabila dipertemuan itu mereka saling suka dan ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya maka. Mereka silaturahmi ke rumah si calon. Pertama, calon Pria main ke rumah wanita, bisa ditemani orang tua, ustadnya atau sendiri. Kedua, setelah pria main kerumah maka si wanita main kerumah si pria. Gitu menurutnya.

Dan ujung dari perkenalan itu, sampai tukeran biodata, silaturahmi ke rumah si calon adalah khitbah. khitbah artinya adalah peminangan, yaitu melamar untuk menyatakan permintaan atau ajakan perjodohan dari seorang laki-laki dengan seorang perempuan calon istrinya. Hukum meminang adalah boleh (mubah) adapun dalil yang memperbolehkannaya adalah.

Artinya: dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran, atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu (Al-Baqoroh ayat 235) Sumbernya situs ini.

Setelah proses khitbah, kata dia ya menentukan kapan akad nikah, waktu, tanggal dan lain-lain.

Kurang lebih seperti itu cerita temanku. InsyaAllah aku tidak meng ada ada. Jujur dari kata temanku. hanya saja bahasanya yang aku beri agar terkesan mudah dimengerti.

Sejatinya jika kita umat Islam, proses seperti diatas yang benar. Tetapi liat aja sendiri di masyarakat kita. kebanyakan kita menggunakan cara-cara adat tradisi. Mereka lebih mempercayai tradisi masyarakat nenek moyang kita.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Di akhir pos ini aku ingin menambahkan.

Menikahlah karena Allah, Menikahlah karena niat ibadah. karena wanita dinikahi karena 4 hal. โ€œwanita dinikahi karena 4, harta, keturunan, kecantikan, dan agama, pilihlah yg beragama maka engkau bahagiaโ€ (HR Bukhari-Muslim)

  1. Harta : Dinikahi karena dia memiliki kekayaan yang melimpah
  2. Keturunan : dinikahi karena dia keturunan bangsawan, konglomerat
  3. Kecantikan : Dinikahi karena dia cantik, dan kebanyakan dari kita yang terjebak oleh ini.
  4. Agama : dinikahi karena agamanya, maksudnya karena dia sanggup menjalankan perintah Allah.

Semoga kita mendapatkan ke 4 kriteria diatas. *Syarat dan ketentuan berlaku.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Karena Yang baik untuk yang baik dan yang keji untuk yang keji. Ketika kita menginginkan jodoh yang nilainya 8, 9 atau 9,5 maka kita juga harus memantaskan diri mendapatkan nilai diatas. Paling tidak kita berusaha untuk mendekati angka 8 atau 9. Karena Jodohmu adalah Cerminan dirimu๐Ÿ˜›

Okee semoga bermanfaat ya.๐Ÿ˜€

Maaf bila dalam penyampaian ada yang membuat tidak nyaman. tidak enak.

Okee see U on the TOP with me๐Ÿ˜€ and follow me on Twitter @Dedi_Surawan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s