Waktu kita Sama, Hanya memanfaatkannya yang berbeda

Waktu.
Ketika berbicara waktu, kita akan memikirkan sebuah Jam, berbicara sebuah jam, kita pasti melihat. 1 Hari itu 24 Jam, 1 Jam 60 Menit, 1 menit 60 detik.

Waktu begitu cepat berlalu, dan tidak ada yang bisa mengembalikan waktu. yang bisa dilakukan adalah melakukan hal sama, tetapi diwaktu berbeda.

Hari ini, tanggal 13 November 2014, hari Kamis.Telah terjadi hal yang mengingatkanku akan pentingnya kita memanfaatkan waktu. Apasih kejadiannya??? Mari kita Lanjutkan…

Pagi tadi aku terbangun dari tidurku sekitar jam 3.45 menit. Aku terbangun entah sepagi itu….biasanya aku bangun jam 5.30 atau malah jam 6. aku terbangun dan langsung menuju ke kamar mandi, eh sebelum itu aku cek dulu HP smartfrenku. Ku cek BBM dari teman2, ternyata ada teman yang bertanya apakah BBM ku bisa digunakan atau tidak. Perasaanpun tidak kemana-mana. Oke setelah melihat kutinggalkan begitu saja BB ku dan akupun langsung menuju toilet, ditoilet aku kencing. Selain Kencing aku juga berwudhu.

Setelah berwudhu aku melakukan sholat Tahajjud, 6 rakaat. ternyata di rakaat terakhir ada suara adzan sayup sayup kudengar, eh ternyata udah waktunya subuh. Oke lah aku lanjutin tahajjudnya, nanggung.

aku pergi ke masjid, biasanya berat banget kulakukan. Pagi tadi terasa enteng kuberjalan menuju masjid, tanpa ada perasaan takur, malas, atau mengantuk. Setelah selesai sholat di masjid, aku pun pulang. ke ketok pintu2 kamar kos anak2 sekolah. kusuruh mereka sholat, dan alhamdulillah mereka sholat semua๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€.

aku pun membaca Al-Quran, kubaca sekitar 1/4 halaman. setelah selasai, aku pun membuka FB, kebiasaan buruk dari dulu. heheh๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›

Dan Ketika kubuka, betapa terkejutnya aku melihat Pesan di dinding. Aku kaget,,,Buk Dwi Amiyati mengirim Pesan ” Ded, udah tahu Desi Ratnasari meninggal ketika melahirkan??”. Aku pun langsung mengontak buk ami melalui Pesan di FB, aku bertanya kejelasan berita tersebut.setelah itu aku berusaha bertanya kepada teman-teman seangkatan.
Ternyata benar Desi meninggal ketika mau melahirkan anaknya.
Ya Alloh, aku jujur bersedih. sedihnya adalah desi itu teman yang baik, dia rajin sholat, gak neko-neko, gak nakal dan gak pelit sama semua temannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s